Saya baru kembali dari sebuah trip yang menyenangkan, nih. Sebelum cerita panjang-panjang mengenai trip tersebut, saya mau kasih intip isi tas gembolan saya.
Pertama-tama, mari tengok backpack yang menjadi andalan saya yakni Eiger Suburban 01. Usianya kalau tak salah sudah mau lima tahun. Pelapis bagian dalamnya sudah robek-robek, tapi tampak luar masih gagah, lho.

Eiger Suburban 01
Adapun dimensi dari tas tersebut adalah 47 x 30 x 18 cm.
1. Pakaian
- Celana kaos warna abu-abu kepunyaan Si Mpit yang panjangnya sampai mata kaki.
- Celana pendek selutut warna abu-abu hasil menggunting celana panjang yang biasa saya gunakan untuk pergi kerja, sudah lusuh soalnya.
- Celana kaos yang pendeknya juga selutut, warna hitam. Celana ini biasa saya gunakan untuk berolahraga.
- Tank top warna hitam.
- Tank top warna abu-abu.
- Tank top warna hitam model racer back.
- Oversized t-shirt warna biru dongker.
- Blus corak batik warna oranye yang melambai-lambai jika tertiup angin.
- Blus warna kuning.
- Blus warna putih.
- Cardigan warnau hijau muda yang menyilaukan mata.
- Daster bergambar kucing dengan dominasi warna biru, hohoho.
Dari pakaian yang terdaftar di atas, yang tidak dipakai adalah blus warna kuning.
2. Pakaian dalam
- Bra tanpa kawat dan busa, 5 buah.
- Panties: 8 buah
Saya menyisakan masing-masing 2 buah dari item di atas.
3. Bahan dari kain lainnya
- Mukena dari bahan parasut berwarna hijau.
- Sajadah yang tipis berwarna merah.
- Handuk ukuran kecil berwarna salem.
- Handuk ukuran sapu tangan berwarna biru dongker.
- Kain bali warna coklat tua+coklat muda+merah tua.
- Tas belanja yang bisa dilipat.
- Payung corak burberry.
- Topi kanvas warna merah jambu.
4. Toiletries
- Sabun mandi cair, yang kemudian tidak saya bawa kembali ke rumah.
- Sampo ukuran kecil.
- Pasta gigi ukuran terkecil.
- Sikat gigi warna merah jambu
- Pelembab tubuh ber-SPF ukuran terkecil
- Pembersih wajah 2in1 ukuran terkecil.
- Tabir surya ber-SPF.
- Lotion antinyamuk yang saya pindahkan ke dalam botol plastik kecil yang dilengkapi penyemprot.
- Pantyliners.
- Tisu basah dan tidak.
Selama perjalanan, lotion antinyamuk sama sekali tidak digunakan. Nyamuknya kebanyakan nyamuk jantan, jadi tidak menggigit, itu kata teman saya.
5. Kosmetik
- Lipbalm-nya Maybeline Baby Lips Smoothing Cherry.
- PAC Lipstick Pencil Frozen Rose.
- Mineral face powder dari Revlon dalam wadah L’oreal True Match Minerals.
- Maskara-nya Maybeline The Hyper Curl Volum’ Express Waterproof.
- Cheek blush dari Body Shop.
- Kuas pemerah pipi dari Maybeline.
Kecuali lipbalm, semua peralatan melenong di atas hanya digunakan sekali secara lengkap.
6. Aksesoris
- Jam tangan warna perak.
- Gelang dengan aksen ikan.
- Kalung batu warna-warni.
- Kalung dari kain bekas warna fuschia.
- Anting (imitasi) bulu burung merak.
- Sun glasses.
Anting (imitasi) bulu burung merak tidak sempat unjuk gigi.
7. Obat-obatan
- Ponstan 1 strip.
- Minyak kayu putih.
- 4 bungkus Tolak Angin.
Alhamdulillah, obat-obatan tersebut sama sekali tidak digunakan.
8. Alas kaki
- Sepatu kanvas warna merah jambu pucat.
- Sendal a la Birkenstock warna ungu tua.
- Kaos kaki yang tipis warna merah.
Yang paling lama berada di dalam tas adalah sepatu kanvas.
9. Lainnya
- Charger batre untuk kamera.
- Tiket-tiket pesawat.
- Dompet pribadi.
- Dompet yang berisi uang saku saya dan Mila.
- Handphone.
Selain tas Eiger ini saya juga membawa tas kamera berisikan Si Olly SP 600UZ.