there’s a first time for everything (part 2).

Kata orang kebanyakan, punya smartphone membuat kita tidak hirau dengan lingkungan sekitar. Bahkan saat rendezvous bersama sahabat, masing-masing malah asyik memantau situs jaringan sosial ketimbang mengikuti alur pembicaraan.

Saya akui hal tersebut sedang menjangkiti diri ini. Nggak bisa, deh mendengar dentingan notifikasi yang familiar itu, saya langsung grabag-grubug buka tas. Walau ternyata bunyi tersebut berasal dari ponsel sebelah. Hehehe

I know, I know, it so last year.

5 thoughts on “there’s a first time for everything (part 2).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s