book review: Forever Yours.

Forever Yours // Karla M. Nashar
Forever Yours // Karla M. Nashar

Bagaimana mungkin seorang pengacara sukses dapat jatuh cinta kepada seorang penjaga ladang? Atau hanya karena nafsu semata, karena si pengacara pernah tak sengaja melihat si penjaga ladang mengguyurkan air sumur ke sukujur tubuhnya yang six pack sempurna itu?

Bagaimana mungkin seorang penjaga ladang dapat jatuh cinta kepada seorang pengacara sukses yang sangat arogan? Atau hanya karena nafsu semata, karena si penjaga ladang diminta membebaskan seekor ular hijau kecil yang nakal yang berhasil menyelinap ke dalam blus si pengacara?

Cinta atau nafsu? Siapakah yang harus mengalah pada kata hati, atau siapakah yang berhasil mengungguli logika? Temukan semua jawabannya dalam karya Karla M. Nashar terbaru ini.

And, I love it.  Thank you, Yusi, for lend me this book.

2 thoughts on “book review: Forever Yours.

  1. cinta dan nafsu bedanya tipis sekali. Cinta tanpa nafsu tidak akan langgeng, tapi nafsu tanpa cinta hmmmm tahu sendiri-lah.

    Keduanya seperti gula dan kopi, kalau dicampur dengan takaran yang tepat, akan terasa hingga ke ubun-ubun.

    Sekian dan terima kasih *mau ke toilet dulu*

  2. Terima kasih untuk komentarnya, Opa. Apa-apa yang terlalu berlebihan belum tentu baik. Tapi yang pas takarannya, semoga bertahan lama. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s