absen shalat Idul Fitri 1429 H.

Kedua adik gw sulit dibangunkan pada pukul 05.45. Setelah mereka bangun dan mandi, masih juga direpotkan dengan segala perlengkapan yang belum siap. Kelabakan deh mencari mulai dari kaos dalam (Si Ndut ga’ bawa kaos dalam dari rumah, akhirnya memakai kaos dalam gw, kesempitan-kesempitan deh), baju koko (yang ternyata pagi-pagi malah dimasukkan ke dalam mesin cuci oleh nyokap), sajadah, mukena (ternyata mukena yang dibawa Si Mpit yang buluk, heran), sampai sandal jepit.

Pada pukul 06.30, gw, Si Mamah, Si Tante, dan Si Mpit menuju tanah lapang tempat shalat Idul Fitri diselenggarakan. Si Ndut dan Ilham (anaknya Si Tante) begitu dapat sajadah langsung ngacirrr. Seperempat jalan menuju tanah lapang terdengar suara imam membaca surat Al-Fatihah. Keempat cewek-cewek ini saling berpandangan penuh arti. “Kita telat!”, cerita pandangan penuh arti tersebut. Langkah kami pun menjadi surut, dan kami langsung membalikkan badan kembali menuju rumah.

Aaargh, tahun ini gw absen shalat Ied…. Anyway, Taqaballaahu minna wa minkum, wa shiamana wa shiamakum. Minal aidin wal faidzin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s