Sebelum makan siang hari ini, gw menghadap bos besar untuk mendengarkan hasil evaluasi kinerja gw selama 3 bulan terakhir.
Evaluasi ini sudah gw tunggu semenjak seminggu kemarin. Cemas bercampur satu dengan rasa ingin tahu, ya karena inilah proses evaluasi kerja pertama yang gw alami setelah dua tahun lebih bekerja.
Udara panas sekali, maklum kemarau. Daun-daun kering berguguran memisahkan diri dari tangkainya … (apa seh?!?)
Let’s go back to the business, but I skipped the details. Berdasarkan perhitungan jam kerja, jam kerja gw jauh di bawah standar. Dengan demikian gw harus memilih salah satu opsi yang ditawarkan. Pertama, gw memperbaiki jam kerja gw selama satu bulan ini dengan konsekuensi honor gw dipotong setengah. Atau, kedua, gw mengundurkan diri.
Wuahhh, tersambar petir ga’ tuh.
Setelah gw berdiskusi dengan salah satu senior, emosi gw menurun, walau sedikit ga’ bisa nahan kesedihan. Menurut dia, lebih baik gw bertahan dan memperbaiki diri.
Teman-temanku di luar sana, doakan aku supaya bisa menjalani ini dengan baik (dengan sebagaimana mestinya), ya.

